IT Audit

Audit adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastrukturteknologi informasi secara menyeluruh. Audit teknologi informasi ini dapat berjalan bersama-sama dengan audit finansial dan audit internal, atau dengan kegiatan pengawasan dan evaluasi lain yang sejenis.
Pada mulanya istilah ini dikenal dengan audit pemrosesan data elektronik, dan sekarang audit teknologi informasi secara umum merupakan proses pengumpulan dan evaluasi dari semua kegiatan sistem informasi dalam perusahaan itu. Istilah lain dari audit teknologi informasi adalah audit komputer yang banyak dipakai untuk menentukan apakah aset sistem informasi perusahaan itu telah bekerja secara efektif, dan integratif dalam mencapai target organisasinya.
Audit independen dibutuhkan untuk memastikan bahwa tata kelola IT layanan DRC perbankan perusahaan dapat memenuhi suatu standar kualitas yang dapat memberikan kepuasan pelanggan, menjamin kepatuhan terhadap peraturan pemerintah / lembaga regulasi serta ketentuan/peraturan yang berlaku di dunia usaha lainnya.

Tujuan Audit IT adalah sebagai berikut :

Menjalankan pengelolaan IT dengan lebih efektif dan efisien, Meningkatkan kepuasan pelanggan, Peningkatan kinerja yang berkesinambungan, Meningkatkan nilai jual (competitive advanced) produk layanan contact center perbankan, Meningkatkan tingkat kepatuhan terhadap ketentuan / peraturan pemerintah dan bidang usaha, Meningkatkan pengawasan (controling) terhadap pengelolaan IT yang digunakan sebagai pendukung proses bisnis dan produk solusi layanan DRC perbankan perusahaan.

Keluaran
Laporan yang dihasilkan akan memberikan gambaran yang komprehensif tentang manajemen risiko dalam penyelenggaraan operasional IT. Dan dapat digunakan sebagai dasar keputusan strategis untuk menyesuaikan dengan kebutuhan yang disyaratkan oleh pembuat kebijakan internal (manajemen) atau eksternal (pemerintah/ masyarakat).